RAPAT PEMBENTUKAN DEWI LAET (DESA WISATA DANAU LAET)

DISPORAPAR Sanggau – Desa Subah, Tayan Hilir, (8/01/2019). Mengawali Tahun Baru 2019, DISPORAPAR Sanggau mengadakan Rapat rencana pembentukan DEWI (Desa Wisata) Desa Subah yang dihadiri oleh KADISPORAPAR Sanggau beserta staf, Pokdarwis Danau Laet ,Camat Tayan Hilir diwakili Sekcam , PJ.Kades Subah ,Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat di Kantor Desa Subah yang dipimpin langsung oleh KADIS PORAPAR Sanggau F. Meron, S.Sos, M.Si. Dalam pidatonya, KADIS PORAPAR menjelaskan bahwa selain Desa Subah, Desa lain yang nantinya pada tahun ini akan dijadikan Desa Wisata adalah Desa Pulau Tayan, Lumut, Sape, Upe, Sei Batu, Sei Muntik, dan Thang Raya. Kemudian ada tiga Desa yang akan dijadikan sebagai Desa Adat yaitu Segumun, Tae, dan Nek Bindang,

Tujuan akhir dari Desa Wisata dan Desa Adat adalah untuk membentuk DESA MANDIRI, Desa yang mampu membiayai sendiri, dicerminkan dengan kemauan yang kuat dari masyarakat untuk maju, dengan dihasilkannya produk/karya, yang menarik, memiliki keindahan, sehingga bisa dijual. Hasil Penjualan itulah yang akan menjadi pendapatan Desa dan digunakan untuk kebutuhan masyarakat desa tersebut.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Pimpinan beserta Staf Pemerintahan Desa Subah,Ketua Pokdarwis desa subah beserta anggota,Temenggung Adat desa subah dan Masyarakat desa subah setuju untuk membentuk Desa Wisata di desa subah,kecamatan tayan hilir,Kabupaten Sanggau.

Setelah itu, KADISPORAPAR Sanggau turun ke lapangan meninjau perkembangan pembangunan Danau Laet, mulai dari Pintu masuk (Gate) ke 2 ke Danau Laet yang masih dalam pengembangan dan perbaikan. Menurut Ketua POKDARWIS Danau Laet Ansel Mus mengatakan bahwa dana pembangunan awalnya dari para swadaya masyarakat dan pribadi yang kemudian semakin lama kawasan Danau Laet semakin ramai dikunjungi. Dari retribusi tiket yang didapatkan itulah diputar untuk memperbaiki dan membangun kawasan Danau sehingga sedikit demi sedikit Danau Laet sekarang telah memiliki berbagai fasilitas seperti Homestay, ATV Freestyle (Sepeda motor roda empat), Balon Udara, Sepeda Air, Speedbot, Sampan, Tempat penjualan makanan yang disewakan (masih dalam pembangunan), Gazebo yang dibangun dari masing-masing dusun di Danau Laet dan masih banyak lagi.

Setelah itu KADIS PORAPAR Sanggau menuju kawasan Danau di pintu masuk Gate 1 yang merupakan lokasi favorit pengunjung yang datang dari berbagai kota di Kalimantan Barat. Lokasinya yang cantik dan nyaman, bunga-bunga yang indah di pinggiran Danau yang didatangkan langsung dari Jogjakarta, serta Jembatan cinta yang membentang membelah danau laet.

 

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.